Sebuah crane gantung adalah sistem di mana rem tidak sekadar komponen tetapi penjamin keselamatan dan kendali operasional yang absolut. Setiap gerakan crane bergantung pada sistem pengereman yang dirancang untuk tujuan tertentu, dengan seluruh filosofi berpusat pada mencegah kegagalan yang katastrofik.
Sistem pengereman paling dipahami melalui fungsinya pada tiga sumbu gerak crane:
- Rem Hoist (Gerak Vertikal): Ini adalah rem paling kritis pada seluruh crane. Fungsi utamanya, yang tidak bisa dinegosiasikan adalah statis menahan. Dirancang untuk menahan beban ter-rated penuh, plus margin keselamatan yang signifikan, secara statis saat motor tidak mengangkat atau menurunkan. Ia secara langsung melawan gaya gravitasi.
- Keamanan-Gagal karena Mandat: Rem hoist selalu berupa pegas-tertarik, terlepas secara elektromagnetik (keamanan-gagal) unit. Jika terjadi kehilangan daya, pegas yang kuat langsung dan otomatis mengaktifkan rem, mengunci beban di tempat dan mencegahnya jatuh. Daya diperlukan untuk rilas remnya, tidak untuk menerapkannya.
- Redundansi: Pada banyak kren, terutama yang digunakan dalam aplikasi kritis (misalnya menangani logam cair atau di fasilitas nuklir), rem hoist sekunder yang redundan diperlukan oleh standar keselamatan.
- Rem Jembatan dan Trolley (Gerak Horizontal): Rem setras rem mengendalikan pergerakan seluruh struktur crane di sepanjang landasan (perjalanan jembatan) dan pergerakan mekanisme hoist di sepanjang jembatan (perjalanan trolley).
- Penghentian Dinamis dan Penentuan Posisi: Peran utama mereka adalah membawa massa besar dari jembatan atau troli ke pemberhentian yang halus dan terkendali. Ini penting untuk penempatan beban yang akurat dan, yang tidak kalah penting, untuk meminimalkan ayunan beban, yang merupakan bahaya operasional utama.
- Keamanan-gagal untuk Kontrol: Ini juga rem yang aman-gagal, berdaya pegas. Ini memastikan kegagalan daya membuat kren berhenti alih-alih meluncur tak terkendali ke ujung-batas atau peralatan lain.
Intinya, setiap gerakan utama pada crane gantung diawasi oleh rem fail-safe. Untuk hoist, rem adalah perlindungan utama terhadap beban yang terjatuh. Untuk jembatan dan trolley, rem memberikan kendali yang diperlukan untuk penanganan material yang aman dan tepat, memastikan semua gerakan berhenti secara terduga dan aman begitu daya dipotong.