Bisakah rem industri digunakan hanya untuk berhenti darurat?

Ya—banyak rem dirancang terutama untuk penghentian darurat dan penahanan, terutama dalam konfigurasi fail-safe. Dalam sistem tersebut, pengendalian kecepatan rutin dan penghentian normal dapat ditangani oleh penggerak (VFD, pengereman regeneratif), sementara rem mekanis disediakan untuk parkir, menahan, dan kejadian darurat seperti E-stop atau kehilangan daya. Namun, “penggunaan darurat” tidak…

Ya—banyak rem dirancang terutama untuk penghentian darurat dan penahanan, terutama dalam konfigurasi fail-safe. Dalam sistem tersebut, pengendalian kecepatan rutin dan penghentian normal dapat ditangani oleh penggerak (VFD, pengereman regeneratif), sementara rem mekanis disediakan untuk parkir, menahan, dan kejadian darurat seperti E-stop atau kehilangan daya.

Namun, “penggunaan darurat” tidak berarti Anda dapat mengabaikan persyaratan termal dan tugas. Penghentian darurat dapat melibatkan energi tinggi, dan beberapa aplikasi mungkin memerlukan beberapa penghentian darurat dalam waktu singkat. Rem harus diberi peringkat untuk energi maksimum per penghentian, waktu penghentian yang dapat diterima, dan jumlah kejadian darurat yang diharapkan tanpa memudar atau rusak.

Jika rem hanya untuk keadaan darurat, konfirmasikan: waktu respons, perilaku fail-safe (ditekan pegas), kemampuan untuk menahan beban setelah berhenti, dan kompatibilitas dengan interlock kontrol. Juga pastikan rem dirawat dan diuji secara teratur—rem hanya darurat dapat gagal diam-diam jika jarak clearance menyimpang, lapisan rem mengkilap, atau mekanisme pelepasan memburuk. Rem darurat adalah perangkat keselamatan dan memerlukan inspeksi disiplin.

DAPATKAN PENAWARAN

Tolong tinggalkan pesan kepada kami, dan kami akan membalas dalam waktu 12 jam.