Bagaimana cara memilih unit daya hidrolik (HPU) yang tepat untuk sistem rem?

Memilih HPU dimulai dengan tekanan pelepasan dan aliran yang dibutuhkan oleh rem. Anda harus menyediakan tekanan cukup untuk mengatasi gaya pegas dan aliran cukup untuk mencapai waktu respons yang dibutuhkan (seberapa cepat rem melepaskan). Pertimbangkan jumlah rem yang dilayani oleh satu HPU, apakah mereka beroperasi secara bersamaan, dan siklus tugas yang diperlukan. Parameter utama…

Memilih HPU dimulai dengan tekanan pelepasan dan aliran yang dibutuhkan oleh rem. Anda harus menyediakan tekanan cukup untuk mengatasi gaya pegas dan aliran cukup untuk mencapai waktu respons yang dibutuhkan (seberapa cepat rem melepaskan). Pertimbangkan jumlah rem yang dilayani oleh satu HPU, apakah mereka beroperasi secara bersamaan, dan siklus tugas yang diperlukan.

Parameter utama meliputi: tekanan terukur, laju aliran pompa, volume reservoir, tingkat filtrasi, konfigurasi katup (katup arah, katup cek, katup pelepas tekanan), kebutuhan akumulator (untuk pelepasan darurat atau respons cepat), dan pemantauan (saklar tekanan, sensor level/suhu). Kondisi lingkungan penting—lokasi dingin mungkin memerlukan pemanas; lokasi lepas pantai mungkin memerlukan penutup tahan korosi dan tingkat IP yang lebih tinggi.

Juga pertimbangkan filosofi keselamatan. Banyak sistem rem aman-gagal memerlukan pelepasan rem hanya saat daya tersedia; namun, beberapa aplikasi membutuhkan pelepasan terkendali selama pemeliharaan atau penyelamatan, yang mungkin memerlukan penyediaan pompa manual. Terakhir, pastikan kompatibilitas dengan jenis cairan hidrolik dan target kebersihan (kode kebersihan ISO). HPU yang terlalu kecil atau tersaring buruk adalah penyebab umum pelepasan lambat, pengereman tidak stabil, dan pemeliharaan tinggi.

DAPATKAN PENAWARAN

Tolong tinggalkan pesan kepada kami, dan kami akan membalas dalam waktu 12 jam.