Bagaimana seharusnya pengaturan “set rem kecepatan nol” pada hoist VFD untuk mencegah pergeseran beban?

Untuk mencegah pergeseran beban (creep) pada hoist yang dikendalikan VFD, rem harus aktif hanya ketika motor benar-benar menghasilkan kecepatan nol dan torsi penahan yang cukup tidak diperlukan dari drive. Biasanya, VFD melakukan perlambatan terkendali hingga mendekati nol, mempertahankan torsi penahan kecil untuk menstabilkan beban, lalu menginstruksikan rem untuk…

Untuk mencegah pergeseran beban (creep) pada hoist yang dikendalikan VFD, rem harus aktif hanya ketika motor benar-benar menghasilkan kecepatan nol dan torsi penahan yang cukup tidak diperlukan dari drive. Biasanya, VFD melakukan perlambatan terkendali hingga mendekati nol, mempertahankan torsi penahan kecil untuk menstabilkan beban, lalu menginstruksikan rem untuk mengikat. Setelah konfirmasi rem (melalui saklar atau waktu), torsi drive dapat turun ke nol.

Jika rem aktif terlalu lambat, beban dapat bergeser atau turun sedikit sebelum rem mengunci. Jika aktif terlalu awal—sementara motor masih memiliki kecepatan atau transisi torsi—beban kejut, gerakan tersentak, dan peningkatan keausan lining dapat terjadi.

Gunakan umpan balik jika memungkinkan: umpan balik kecepatan (encoder) dan umpan balik status rem (saklar limit) meningkatkan konsistensi. Sesuaikan percepatan perlambatan, pembuktian torsi, dan waktu penundaan rem selama commissioning di bawah beban yang representatif. Untuk keselamatan, pastikan rem aman-gagal dan mampu menahan beban secara independen dari VFD. Koordinasi rem-VFD yang baik sangat penting untuk start yang halus, posisi yang akurat, dan kepatuhan.

DAPATKAN PENAWARAN

Tolong tinggalkan pesan kepada kami, dan kami akan membalas dalam waktu 12 jam.