Jika sebuah crane menggunakan VFD, mengapa rem mekanis masih diperlukan?

VFD dapat memberikan perlambatan terkendali dan bahkan pengereman regeneratif, tetapi tidak dapat menggantikan fungsi keselamatan dari rem mekanis. Dalam pengangkatan, kebutuhan kritis adalah menjaga aman selama kehilangan daya, berhenti darurat, dan menahan beban saat kecepatan nol. Jika pasokan listrik gagal atau terjadi kesalahan logika kontrol, VFD tidak dapat menghasilkan torsi—namun beban tetap…

VFD dapat memberikan perlambatan terkendali dan bahkan pengereman regeneratif, tetapi tidak dapat menggantikan fungsi keselamatan dari rem mekanis. Dalam pengangkatan, kebutuhan kritis adalah menjaga aman selama kehilangan daya, berhenti darurat, dan menahan beban saat kecepatan nol. Jika pasokan listrik gagal atau terjadi kesalahan logika kontrol, VFD tidak dapat menghasilkan torsi—namun beban tetap ingin bergerak ke bawah. Rem mekanis yang aman-gagal (dengan pegas, dilepaskan daya) menyediakan lapisan keselamatan independen yang aktif saat daya hilang.

Rem mekanis juga menyediakan parkir yang aman dan memungkinkan penguncian pemeliharaan yang aman. Bahkan dalam gerakan perjalanan, mengandalkan pengereman VFD saja dapat menyebabkan drift karena angin atau kemiringan, terutama pada crane gantry luar ruangan.

Praktik terbaik adalah menggunakan VFD untuk perlambatan rutin yang halus dan meminimalkan keausan rem mekanis, sementara rem mekanis menyediakan penahanan, penghentian darurat, dan kepatuhan terhadap standar keselamatan crane. Pengaturan waktu rem yang tepat (set/lepaskan) dengan VFD mencegah beban kejutan dan selip.

DAPATKAN PENAWARAN

Tolong tinggalkan pesan kepada kami, dan kami akan membalas dalam waktu 12 jam.