Fault apa yang dapat disebabkan oleh tegangan kumparan rem yang tidak stabil pada crane overhead/gantry?

Tegangan tidak stabil pada kumparan rem dapat menyebabkan serangkaian masalah. Jika tegangan turun, rem elektromagnetik mungkin tidak sepenuhnya melepaskan, menyebabkan gesekan, penumpukan panas, dan keausan lining yang cepat. Jika tegangan melonjak atau terus-menerus terlalu tinggi, kumparan dapat terlalu panas, merusak isolasi, dan akhirnya terbakar. Fluktuasi juga dapat menyebabkan getaran—pengaktifan/pelepasan parsial yang cepat—which…

Tegangan tidak stabil pada kumparan rem dapat menyebabkan serangkaian masalah. Jika tegangan turun, rem elektromagnetik mungkin tidak sepenuhnya melepaskan, menyebabkan gesekan, penumpukan panas, dan keausan lining yang cepat. Jika tegangan melonjak atau terus-menerus terlalu tinggi, kumparan dapat terlalu panas, merusak isolasi, dan akhirnya terbakar. Fluktuasi juga dapat menyebabkan getaran—pengaktifan/pelepasan parsial yang cepat—yang mempercepat keausan mekanis dan menghasilkan torsi pengereman yang tidak konsisten.

Pada crane dengan VFD, ketidakstabilan tegangan mungkin berasal dari kesalahan wiring, desain daya kontrol yang tidak memadai, kondisi kontaktor/relay yang buruk, atau jarak kabel yang panjang menyebabkan penurunan tegangan. Gejalanya meliputi dengungan, keterlambatan pelepasan, housing rem yang panas, dan peningkatan arus motor. Praktik terbaik adalah mengukur tegangan di terminal rem selama operasi (bukan hanya di panel), memverifikasi ukuran rectifier, dan memastikan grounding serta penekanan lonjakan yang tepat. Tegangan kumparan yang stabil bukanlah “detail listrik”—itu secara langsung mempengaruhi keselamatan dan ketersediaan rem crane.

DAPATKAN PENAWARAN

Tolong tinggalkan pesan kepada kami, dan kami akan membalas dalam waktu 12 jam.