Kesalahan pemasangan apa yang paling sering menyebabkan kegagalan rem crane overhead/gantry?

Kesalahan pemasangan yang paling umum meliputi jarak udara/sepatu yang tidak benar, ketidaksesuaian rem dengan cakram atau roda rem, dan geometri penghubung yang tidak tepat (panjang batang, sudut tuas, pramuat pegas). Kesalahan ini dapat menyebabkan gesekan (terlalu panas), keterlambatan pengikatan, pengurangan torsi, atau keausan tidak merata. Masalah lain yang sering terjadi adalah pemasangan kabel atau pemilihan pasokan daya yang salah untuk elektromagnetik…

Kesalahan pemasangan yang paling umum meliputi jarak udara/sepatu yang tidak benar, ketidaksesuaian rem dengan cakram atau roda rem, dan geometri penghubung yang tidak tepat (panjang batang, sudut tuas, pramuat pegas). Kesalahan ini dapat menyebabkan gesekan (terlalu panas), keterlambatan pengikatan, pengurangan torsi, atau keausan tidak merata. Masalah lain yang sering terjadi adalah pemasangan kabel atau pemilihan pasokan daya yang salah untuk rem elektromagnetik—tegangan rendah dan penyearah yang salah menyebabkan pelepasan yang lemah dan pemanasan koil.

Saklar batas dan pengait juga sangat penting: saklar rem terbuka yang disetel salah dapat memungkinkan gerakan sebelum pelepasan penuh, menyebabkan beban kejutan dan kerusakan bantalan; saklar keausan yang disetel salah dapat gagal memberi peringatan sebelum torsi turun di bawah tingkat aman.

Akhirnya, mencampur bantalan atau pegas non-OEM dapat mengubah koefisien gesekan dan gaya penjepitan, menghasilkan perilaku yang tidak dapat diprediksi. Pengujian harus mencakup pengukuran jarak, beberapa siklus aplikasi/lepas, pengujian berhenti terkendali, dan dokumentasi. Perlakukan pemasangan rem crane seperti pengujian sistem keselamatan—bukan perakitan rutin.

DAPATKAN PENAWARAN

Tolong tinggalkan pesan kepada kami, dan kami akan membalas dalam waktu 12 jam.