Apa perbedaan antara pengereman dinamis dan penahanan statis?

Pengereman dinamis mengacu pada memperlambat atau menghentikan sistem yang berputar saat sedang bergerak. Ini memerlukan rem untuk menyerap energi kinetik dan mengubahnya menjadi panas. Pertimbangan utama meliputi waktu berhenti, energi per berhenti, kapasitas termal, dan ketahanan terhadap fade. Penahanan statis (parkir) mengacu pada mempertahankan torsi saat sistem dalam keadaan diam untuk mencegah gerakan,…

Pengereman dinamis mengacu pada memperlambat atau menghentikan sistem yang berputar saat sedang bergerak. Ini memerlukan rem untuk menyerap energi kinetik dan mengubahnya menjadi panas. Pertimbangan utama meliputi waktu berhenti, energi per berhenti, kapasitas termal, dan ketahanan terhadap fade. Penahanan statis (parkir) mengacu pada mempertahankan torsi saat sistem dalam keadaan diam untuk mencegah gerakan, rollback, atau penurunan beban. Persyaratan utama adalah torsi penahanan yang cukup dengan faktor keamanan yang sesuai, ditambah perilaku gesekan yang stabil dari waktu ke waktu.

Beberapa rem dapat melakukan keduanya, tetapi tidak semua. Rem yang dirancang terutama untuk penahanan mungkin tidak mampu membuang cukup panas untuk berhenti dinamis secara sering dan dapat terlalu panas atau cepat aus. Sebaliknya, rem yang dioptimalkan untuk pengereman dinamis mungkin tidak ideal untuk penahanan jangka panjang jika creep atau ekspansi termal mempengaruhi stabilitas torsi.

Untuk crane dan derek, kedua fungsi ini sangat penting: pengereman dinamis membantu menghentikan beban dengan halus, dan penahanan statis mengamankan posisi saat diam. Pemilihan ukuran yang tepat, bahan gesekan, dan jarak clearance memastikan kinerja yang andal dalam kedua mode.

DAPATKAN PENAWARAN

Tolong tinggalkan pesan kepada kami, dan kami akan membalas dalam waktu 12 jam.