Jika rem hoist mengaktifkan tetapi beban masih merayap ke bawah, bagaimana saya mendiagnosis penyebabnya?

Load creep after brake application indicates that holding torque is not being fully transferred to the load. Mulailah dengan memastikan apakah rem itu sendiri selip: periksa kondisi lining (aus, mengkilap, terkontaminasi), gaya pegas (rem fail-safe), celah/jarak udara, dan kondisi permukaan gesekan (penandaan disc/roda rem, kerusakan panas). Uji tahan statis terkendali pada beban yang dinilai…

Load creep setelah penerapan rem menunjukkan bahwa torsi penahan tidak sepenuhnya dipindahkan ke beban. Mulailah dengan memastikan apakah rem itu sendiri selip: periksa kondisi lining (aus, mengkilap, terkontaminasi), gaya pegas (rem fail-safe), celah/jarak udara, dan kondisi permukaan gesekan (penandaan disc/roda rem, kerusakan panas). Uji tahan statis terkendali pada beban yang dinilai sering kali merupakan konfirmasi tercepat.

Selanjutnya, singkirkan selip drivetrain yang dapat meniru selip rem: selip kopling, kerusakan kunci, hub longgar, masalah internal gearbox, atau masalah pengikatan drum/rope. Jika rem mengunci poros tetapi beban masih bergerak, kemungkinan kesalahan ada di hilir (drum, tali, reeving).

Juga tinjau waktu kontrol pada hoist VFD: jika pengaturan rem terjadi sebelum torsi stabil, dapat terjadi drift singkat. Tindakan korektif harus menangani akar penyebab—jangan pernah “mengencangkan sampai rem menahan” tanpa memverifikasi batas desain dan faktor keselamatan.

DAPATKAN PENAWARAN

Tolong tinggalkan pesan kepada kami, dan kami akan membalas dalam waktu 12 jam.